Masalahayat/hadist tasybih (tangan/wajah) dalam ilmu tauhid terdapat dua pendapat/madzhab dalam menafsirkannya, yaitu: 1. Madzhab tafwidh ma’a tanzih. Madzhab ini mengambil dhahir lafadz dan menyerahkan maknanya kpd Allah swt, dengan i’tiqad tanzih (mensucikan Allah dari segala penyerupaan) Ditanyakan kepada Imam Ahmad bin Hanbal masalah
Walidan Kewalian dalam al-Qur’ân Dalam al-Qur’ân kata walî (wali) dalam bentuk tunggal baik berdiri sendiri maupun dinisbahkan kepada persona 7 Abû Hâmid Muhammad al-Ghazâlî, al-Maqshad al-Asnâ fî Syarh Asmâ’ al-Husnâ, (Mesir: Maktabah al-Jundî, t.th.), h. 122. 8 al-Ghazâlî, Ansâm Hayyah, h. 99. JSQ, Vol. II, No. 1, 2007
Denganperangkat kedua ilmu ini, mereka melakukan komparasi nilai sastra (balaghiyah) yang terkandung dalam bahasa al-Quran dan bahasa Arab non al-Quran. Ulama pakar balaghah yang telah melakukan kajian ini seperti; Abu Bakar al-Baqillani, Abu Hilal al-Askari, Abdul Qahir al-Jurjani, al-Sakaki (wafat 626 H), dan Ibn al-Atsir (wafat 637 H).

Didalam bab ini dinyatakan ayat-ayat al-Quran dari surah al-Baqarah dengan melihat dari aspek bahasa yang berkaitan dengan. Adapun pada contoh kedua terdapat tiga uslub tasybih. Mengetahui dan memahami tasybih yang terdapat dalam surat Ibrahim ayat 24-26. Wajhus syibhi sifat yang terdapat pada kedua hal itu 4. Mengetahui faedah penggunaan tasybih.

NAMA: MOH. NOVAL RIKZA KELAS : TA. C NIM : 210512092 a. Perumpam
. 491 110 397 236 199 150 456 491

contoh tasybih dalam al qur an dan penjelasannya