Namun di luar itu, coba teliti 7 hal berikut, yang diduga bisa mengatasi motor yang tersendat-sendat. 1. Busi Rusak. Busi bisa menjadi penyebab motor brebet di rpm tinggi, karena busi tidak menciptakan percikan api untuk pembakaran dalam mesin. Kondisi busi yang kotor atau mulai renggang akan menjadi penyebab brebet saat motor di gas.
Baca juga: Begini Cara Atasi Setir Terkunci dan Kunci Kontak Tidak Bisa Diputar. Berikut tujuh langkah menjaga motor yang jarang dipakai: 1. Apabila motor jarang dipakai usahakan setiap hari dinyalakan atau panaskan, setidaknya pagi hari antara 5-10 menit. Tujuannya agar baterai terisi dan oli mesin bersirkulasi. 2.
Nah, saat diupgrade CVT-nya bisa tembus jadi 140 km/jam. "Yang dimainkan itu per CVT, per sentrifugal, roller dan juga pulley depan," tambah Anggi yang bengkelnya di Jl. H. Abdul Gani Raya No. 59, Cilodong, Depok, Jawa Barat. Biar tarikan bawah jadi lebih enak, per CVT diganti milik Honda PCX 125 lama yang punya kode KWN. Saat mesin dingin, jarak kerenggangan klep akan kembali normal dan bisa dihidupkan lagi," lanjutnya.Tak heran bila sebenarnya Honda menyarankan kerenggangan klep yang cukup renggang untuk Vario. "Lalu, penyebab kedua adalah akibat tumpukan karbon di ruang bakar. "Begitu distarter lagi, karbonnya rontok dan bisa hidup kembali," ungkap Endro. 2. Mangkok kopling bermasalah. Bunyi berdecit di bagian CVT juga bisa disebabkan oleh clutch Housing atau biasa kita sebut mangkok kopling yang bermasalah. Biasanya komponen yang satu ini tidak rata makanya menimbulkan bunyi. 3. Kampas kopling handa habis. Seperti diketahui, motor mayik juga memiliki kampas kopling. . 281 173 258 241 181 9 30 288

motor vario tidak bisa di engkol