Indonesia dan Jepang menjadi negara yang paling banyak mencatat korban jiwa akibat hantaman gelombang pasang tsunami dalam sejarah peradaban manusia. Meski begitu, tsunami Samudra Hindia pada 26 Desember 2004 merupakan yang paling mematikan. Tsunami ini dipicu gempa di kedalaman 30 km di lepas pantai Sumatra..

Indonesia sudah mengenal Ilustrasi sudah sejak lama. Sejarah membuktikan bahwa sebenarnya nenek moyang kita pada zaman prasejarah sudah mengenal ilustrasi. Hal ini terbukti dengan banyaknya ditemukan gambar pada dinding-dinding di dalam gua, salah satunya di Gua Leang-Leang, Maros, Sulawesi Selatan yang dibuat pada zaman Palaeolithikum. Gambar tersebut merupakan penjiplakan telapak tangan pada dinding gua, didapati juga warna-warna yang dibuat dari tanah liat dicampur lemak binatang. Bentuk gambarnya berupa seekor babi. Di Gua Arguni dan Sosorra Papua, Gua Muna Sulawesi Selatan, serta gua di Pulau Kei Kecil Maluku juga ditemukan lukisan dinding berupa gambar manusia dan perahu. Gambar tersebut jelas merupakan penggambaran aktivitas mereka kala itu. Setelah manusia mengenal tulisan, mulailah ilustrasi dibuat pada daun lontar menyertai teks yang berisi ajaran-ajaran tertentu. Contoh ilustrasi nyata lainnya adalah wayang beber. Wayang beber merupakan gambar wayang dua dimensi yang dibeber dibentang, yang ceritanya dituturkan oleh dalang. Seni ilustrasi modern baru berkembang sejak masa penjajahan Belanda. Sejak 1917, bermunculan ilustrator-ilustrator Indonesia yang bekerja di Penerbit Balai Pustaka, seperti Ardisoma, Abdul Salam, Kasidi, dan Nasroen. Pada masa pendudukan Jepang, terkenal para ilustrator ternama, seperti Karjono, Norman Kamil, dan Soerono yang bekerja pada Majalah Asia Raya. Indonesia mulai membuat ilustrasi untuk uang kertas sendiri pada masa orde lama. Ilustrasi tersebut dilukis oleh Oesman Effendi dan Abdul Salam. Pada masa orde baru, Ilustrator Indonesia berkembang dengan pesat, terutama ilustrasi buku-buku cerita maupun buku pengetahuan dari berbagai penerbit. Para ilustrator ternama saat itu, di antaranya adalah Henk Ngantung, Delsy Syamsumar, G. M. Sidharta, Teguh Santoso, S. Prinka, MAN, dan Jan Mintaraga. Masing-masing ilustrator memiliki ciri khas sendiri, baik tampilan gambar maupun tema-tema yang dibuat. Misalnya, Jan Mintaraga banyak menghasilkan cerita yang berlatar belakang tradisional, seperti kisah-kisah pewayangan dan cerita klasik lainnya. Agar gambar ilustrasi dapat dibuat dengan baik dan memenuhi sasarannya isi teks, maka harus memperhatikan hal-hal berikut. 1. Penguasaan teknik dalam pembuatannya Tampilan gambar yang menarik sangat ditentukan oleh keahlian pembuatnya. Objek ilustrasi dibuat dengan penguasaan menggambar bentuk yang baik dan menarik. Prinsip ini merupakan hubungan antara pembuat dengan gambar yang dibuat. 2. Pesan yang tercantum di dalamnya Gambar ilustrasi yang ditampilkan relevan sesuai atau satu kesatuan dengan isi cerita. Pesan yang terdapat pada cerita tersebut dapat ditampilkan secara tepat melalui gambar. Misalnya, tokoh Malin Kundang dapat digambarkan dengan kesan angkuh dan kaya raya, sesuai dengan isi cerita. 3. Mudah dipahami Sebuah gambar yang menarik memiliki satu kesatuan unsur yang harmonis. Gambar yang menjadi titik pusat perhatian dapat ditampakkan dengan jelas atau dominan. Dengan kata lain, tampilan gambar mempunyai kekuatan sebagai daya tarik terhadap penikmat atau pembacanya. Prinsip ini berhubungan antara gambar dengan pembaca. Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi Gambar ilustrasi menurut jenisnya, dapat dibedakan berdasarkan corak dan bentuk serta penempatannya. 1. Jenis gambar ilustrasi berdasarkan corak dan bentuknya Jenis gambar ilustrasi berdasarkan corak dan bentuknya dapat dibedakan sebagai berikut. a Ilustrasi komik. b Ilustrasi rubrik pada majalah. Corak realistis adalah suatu gambar atau lukisan yang dibuat menyerupai wujud aslinya, sesuai dengan anatomi dan proporsinya. Corak dekoratif adalah pengubahan corak atau bentuk yang tidak meninggalkan ciri khas atau karakter dan bentuk aslinya. Corak karikaturis adalah suatu bentuk yang dilebihkan atau ditonjolkan dari sebagian bentuk tubuh objek yang digambar, namun masih terdapat karakter aslinya. Corak ekspresionis adalah bentuk pada gambar-gambar ekspresi yang masih dapat dikenali wujud aslinya walaupun tidak tampak nyata. Jenis gambar ilustrasi berdasarkan penempatannya Jenis gambar ilustrasi berdasarkan penempatannya dapat dibedakan sebagai berikut. Ilustrasi cerita a. Ilustrasi cerita adalah ilustrasi yang digunakan sebagai pengiring dalam cerita pendek, cerita bersambung, ataupun fabel yang terdapat pada buku, majalah, surat kabar, dan tabloid. b. Ilustrasi komik atau cerita bergambar Komik adalah kumpulan gambar ilustrasi yang tersusun berurutan dan terpadu menjadi jalinan cerita bersambung. Pembuat komik dinamakan komikus atau ilustrator komik. Karya-karya komik umumnya berupa cerita-cerita kepahlawanan, pewayangan, cerita rakyat, dan humor. c. Ilustrasi rubrik Ilustrasi rubrik merupakan gambar penghias suatu ruang khusus atau kolom pada media cetak. d. Ilustrasi sampul atau cover buku Ilustrasi sampul atau cover buku adalah ilustrasi yang menghiasi sampul sebuah buku, majalah, buletin, dan sejenisnya. e. Karikatur dan kartun Gambar karikatur kebanyakan ditampilkan pada media massa, seperti koran dan majalah. Ciri penggambaran karikatur dan kartun tidak jauh berbeda. Perbedaannya hanya pada pesan yang disampaikan. Gambar karikatur umumnya sarat kritikan atau sindiran tertentu dengan gaya yang lucu. Sedangkan gambar kartun biasanya untuk tujuan humor atau lelucon. Ilustrasi periklanan Ilustrasi periklanan adalah gambar atau foto yang menghiasi iklan produk-produk tertentu. Iklan tersebut bisa dalam bentuk baliho, brosur, atau poster. Misalnya, iklan produk obat-obatan dan makanan. Untuk menghasilkan sebuah gambar ilustrasi yang baik, ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh seorang ilustrator, yaitu sebagai berikut. 1. Gagasan atau ide Sebelum menggambar ilustrasi, harus dipahami betul tuntutan atau pesan yang terkandimg dalam teks cerita atau sejenisnya. Misalnya, ilustrasi cerpen tentang cerita rakyat Malin Kundang. Setelah membaca dengan saksama teks cerita dari awal hingga akhir, maka yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut. a. Memilih adegan yang paling menonjol pada teks atau ceritanya. b. Menentukan atau membayangkan objek yang akan ditampilkan dalam gambar. Misalnya, Malin Kundang dan ibunya, dengan latar belakang kapal besar dan beberapa orang anak buahnya. c. Memahami perwatakan tokoh-tokoh ceritanya, mana yang perlu ditampilkan dengan wajah jahat, congkak, kejam, dan lain-lain, dan mana yang ditampilkan sebagai orang yang sedih, prihatin, miskin, dan lain-lain. Penggambaran yang penuh ekspresi akan memberikan kesan gambar lebih memikat. 2. Sketsa Proses pengerjaan gambar diawali dengan membuat sketsa menggunakan pensil. Sketsa cukup dibuat secara sederhana. Penekanan pensil tidak perlu terlalu tegas. Perlu diperhatikan pula unsur-unsur keseimbangan, komposisi, perspektif, dan lain-lain. 3. Pewarnaan gambar Dalam pewarnaan gambar, baik dengan teknik hitam-putih maupun pembagian warna, perlu diperhitungkan unsur-unsur yang merupakan efek dari kesan pencahayaan. Gambar yang menarik selalu dipengaruhi oleh kesan pencahayaan yang tepat. Artinya, mana yang mendapat kesan gelap dan mana yang terang, serta dapat menentukan dari mana sinar itu datang dan ke mana jatuhnya bayangan. Pewarnaan yang disertai penempatan bayangan yang baik dapat memberikan kesan tiga dimensi pada gambar tersebut. Bahan dan Alat Menggambar ilustrasi Ilustrasi umumnya dibuat di atas kertas. Kertas yang baik untuk menggambar adalah yang memiliki permukaan halus dan berwarna putih dengan ketebalan cukup. Pada prinsipnya, tidak ada batasan, baik media atau teknik dalam menggambar maupim melukis. Namun pada umumnya peralatan yang digunakan, antara lain drawing pen, spidol dengan beragam ukuran, pena tulis, kuas, dan pensil. Pewarnaan ilustrasi bisa dibuat hitam-putih atau beragam warna. Media pewarna bermacam-macam, misalnya pensil warna, cat air, cat poster, krayon, dan lain-lain. Selain meng-gambar dengan cara manual, teknologi digital sekarang telah memungkinkan membuat gambar ilustrasi berikut pewarnaannya dengan menggunakan komputer. Unsur Utama Gambar ilustrasi Di dalam gambar ilustrasi terdapat penggambaran bentuk objek tertentu yang menjadi pilihan utama. Pemilihan bentuk gambar tersebut tergantung tuntutan pada naskah atau teks. Objek gambar yang dipilih bisa dari unsur gambar manusia, hewan, tumbuhan, dan benda. 1. Gambar manusia Untuk dapat menggambar bentuk manusia dengan hasil yang baik dan memuaskan, kita perlu mempelajari dengan tekun unsur proporsi dan anatomi. 2. Gambar Binatang Proporsi artinya perbandingan ukuran pada bagian-bagian tubuh manusia. Penggambaran proporsi disesuaikan dengan tingkat atau golongan usia, yaitu proporsi anak hingga dewasa. Anatomi merupakan bentuk dari bagian-bagian tubuh. Prinsip proporsi dan anatomi ini juga berlaku dalam menggambar makhluk hidup lainnya. Demikian pula dengan bentuk-bentuk binatang air dan binatang-binatang yang bersayap.
Setiapkarya desain memiliki suatu bentuk kekhasan hasil tuangan dari penciptaan pelaku desainnya yang menunjukkan perbedaan dengan karya orang lain karena memiliki karakter dan keunikan. Gaya Admin mengumpulkan dari berbagi sumber terkait Jelaskan Secara Singkat Sejarah Ilustrasi Indonesia. Hari Sumpah Pemuda Ini 5 Tokoh Penting Dan Perannya Dalam Aceh Indonesia Dan Sejarah Yang Tak Boleh Dilupakan Pamflet Wikipedia Bahasa Indonesia Ensiklopedia Bebas Ilustrasi Pengertian Sejarah Manfaat Jenis Contoh Sejarah Pemberantasan Korupsi Di Indonesia Dimulai Dari Masa Itulah yang bisa kami bagikan terkait jelaskan secara singkat sejarah ilustrasi indonesia. Admin blog Seputar Sejarah 2019 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait jelaskan secara singkat sejarah ilustrasi indonesia dibawah ini. Benarkah Indonesia Merdeka Karena Amerika Hari Ini Dalam Sejarah Insiden Hotel Yamato Pemicu Aksi 10 Pengertian Sejarah Gambar Ilustrasi Indonesia Seni Kreatif Ilustrasi Pengertian Sejarah Manfaat Jenis Contoh Catatan Politik Luar Negeri Indonesia Halaman All Kompascom Sejarah Revolusi Industri Dari 10 Hingga 40 Tirtoid Its My Life Sejarah Ilustrasi Indonesia Ilustrasi Pengertian Sejarah Manfaat Jenis Contoh 10 Ilustrator Terbaik Indonesia Indonesia Art Lover League Pengertian Fungsi Tujuan Jenis Dan Cara Kerja Bank Di Pengertian Pancasila Adalah Arti Sejarah Tujuan Fungsi Sejarah Kelas 11 Akar Dan Proses Proses Penerapan Pengertian Dan Definisi Apa Itu Email Marketing Sejarah Singkat Pengangkatan Khulafaur Rasyidin Sejarah Gencatan Senjata Ri Belanda Awal Mula Pengakuan Demikian pembahasan jelaskan secara singkat sejarah ilustrasi indonesia yang dapat admin sampaikan. Terima kasih telah mengunjungi blog Seputar Sejarah 2019. 2 Seni Rupa Terapan Berdasarkan Bentuknya. Kategori selanjutnya adalah karya seni rupa terapan yang berdasarkan bentuknya. Dalam kategorisasian nya, seni rupa terapan ini pun masih dikelompokkan menjadi dua lagi yaitu seni rupa dua dimensi (2D) dan seni rupa tiga dimensi (3D).
Ilustrasi pekerjaan petani sebelum ada sistem tanam paksa. Sumber foto tanam paksa adalah sebuah aturan yang mewajibkan rakyat untuk melaksanakan proyek penanaman tanaman ekspor di bawah paksaan naungan pemerintah Belanda. Sistem atau media tanam paksa dikenalkan oleh pemerintahan belanda pada masa kepimpinan Johannes Van Den mula diberlakukannya tanam paksa di Indonesia yaitu di wilayah pulau Jawa. Setelah itu dikembangkan di Sumatera Barat sejak tahun 1847. Kemudian menyebar, hingga sampai dialami juga oleh penduduk wilayah lain seperti Minahasa, Lampung dan Tanam Paksa Menanam tebu merupakan salah satu jenis tanaman yang ada dalam sistem tanam paksa. Sumber foto tanam paksa dibuat oleh Belanda dengan tujuan awal agar rakyat Indonesia dan pihak belanda sama-sama untung serta tidak ada yang dirugikan. Namun, pada kenyataannya yang terjadi jauh dari ketentuan, bahkan membuat rakyat Indonesia dilanda kelaparan. Dikutip dari buku yang berjudul Pengetahuan Sosial Sejarah SMP Kelas 2 karya Drs. Tugiyono KS.,dkk 2004 6Aturan-aturan yang ditetapkan dalam sistem tanam paksa di Indonesia adalah sebagai berikutPenduduk Indonesia diharuskan untuk menyerahkan sebagian tanahnya sebanyak seperlima tanah dari kepemilikan. Sedangkan, kesepakatannya tidak demikian. Melainkan harus dengan keinginan penduduk sendiri ingin menyerahkan seberapa yang diserahkan kepada pemerintah belanda tetap dikenakan pajak, yang seharusnya menurut kesepakatan yang mengikuti tanam paksa diminta untuk mencurahkan seluruh perhatian, tenaga dan waktu selama berbulan-bulan bukan hanya pada saat masa tanam atau panen yang tidak memiliki tanah harus bekerja di perkebunan pemerintah selama 3-9 terjadi kerusakan tanaman, penduduk yang mengikuti tanam paksa diharuskan untuk bertanggung jawab, meskipun kerusakan terjadi bukan karna kelalaian Singkat dan Latar Belakang Tanam Paksa di IndonesiaIlustrasi perang napoleon mengakibatkan defisit keuangan hingga terjadinya aturan tanam paksa. Sumber foto dan latar belakang mengenai terjadinya sistem tanam paksa di Indonesia disebabkan karena pemerintah Belanda sedang mengalami kesulitan ekonomi. Kesulitan tersebut dialami merupakan dampak dari terjadinya perang Napoleon pada tahun 1810-1811, serta perang Diponegoro pada tahun 1825-1830 .Saat itu sistem pajak tanah dan sistem perkebunan tidak berjalan dengan baik. Sehingga mengakibatkan sumber dana yang masuk pada pemerintah belanda terus mengatasi persoalan defisit keuangan tersebut pemerintah belanda mengutus seorang ahli keuangan yang bernama Van den den Bosch diangkat sebagai Gubernur dan bertugas ke pulau Jawa untuk melakukan sistem tanam paksa. Pemerintah belanda beranggapan sistem tanam paksa tersebut akan sangat menguntungkan pihak belanda dan juga Indonesia karena secara geografis tanah pulau Jawa sangat karena penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, sistem tanam paksa justru menyengsarakan rakyat Indonesia. Hal ini dikarenakan akibat dari gagal panen banyak lahan menjadi terbengkalai dan banyak timbulnya wabah penyakit. Sedangkan Belanda tidak bertanggung jawab akan hal itu melainkan hanya mengabil bagi Belanda dari sistem tanam paksa tersebut mencapai hingga 967 juta golden. Dengan keuntungan tersebut pihak Belanda mampu melunasi segala hutang-hutangnya. Demikian ulasan singkat sejarah dan aturan tanam paksa di Indonesia. Semoga bermanfaat.MAE
Fungsitema dalam menggambar komik adalah menjadi referensi untuk visualisasi dan kata-kata yang sesuai untuk memperkuat gambar visual pada pesan komik atau cerita. Misalnya, ketika kita tahu bahwa tema komik adalah tema agama, maka kita harus menciptakan berbagai tokoh agama dan gambar yang religius. Ya, fungsi menentukan karakter dan angka
Seni ilustrasi di Indonesia sudah di kenal sejak lama, hanya tidak di populerkan seperti saat ini. Hal ini terbukti dengan adanya gambar-gambar yang terdapat dilembaran daun lontar yang fungsinya jugasebagai hiasan
Jelaskansejarah singkat permainan bola voli berkembang di Indonesia! ? Pada tahun 1895, William G. Morgan, seorang Pembina Pendidikan Jasmanis (YMCA) Amerika Serikat, menciptakan permainan bola voli. Permainan bola voli pada awalnya bernama “Minonette” yang hampir mirip dengan permainan badminton, namun dengan jumlah pemain yang tidak

- Setiap tanggal 1 Juni akan diperingati Hari Lahir Pancasila di Indonesia. Lahirnya Pancasila sendiri merupakan judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno pada 1 Juni 1945 silam. Dalam pidato tersebut, untuk kali pertama konsep dan rumusan awal Pancasila dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara pidato ini disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa judul, sampai akhirnya mendapat sebutan “Lahirnya Pancasila” dari mantan Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat. Usai menyampaikan pidatonya, isi gagasan dari Soekarno mengenai dasar negara Indonesia diterima oleh para anggota BPUPKI dalam sidang pada 1 Juni 1945. Akhirnya, Pancasila dinyatakan sah dan resmi dijadikan sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada 18 Agustus Pancasila sendiri diambil dari bahasa sansekerta, di mana Panca berarti lima dan Sila yang berarti dasar atau asas. Istilah Pancasila sudah dikenal sejak zaman majapahit pada abad ke-14, terdapat dalam buku Negarakertagama karangan Empu Prapanca. Baca juga Sejarah Perumusan Pancasila Pembentukan BPUPKI Sejarah Sejarah lahirnya Pancasila berawal pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, di mana Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI mengadakan sidang pertama untuk membahas dasar negara. Sidang tersebut dilakukan di Gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta yang sekarang dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila.

. 260 478 5 312 114 229 252 237

jelaskan sejarah ilustrasi di indonesia secara singkat